Kurikulum

Home / Kurikulum

KURIKULUM MKU, MKDP, MKKF
SERTA POLA PEMBINAAN AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

A. VISI MISI DAN TUJUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
a. Visi
Sebagai Fakultas yang Unggul, Islami, dan Terkemuka dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) bidang Ilmu Pendidikan dan Keguruan di wilayah Priangan Timur pada tahun 2021.
b. Misi
1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas dan bersumber pada nilai-nilai Islam,
2. Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pendidikan dan keguruan yang berkualitas merujuk pada nilai-nilai Islam,
3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dan Islami,
4. Mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya fakultas untuk pengembangan kesejahteraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
5. Melaksanakan networking dan kerjasama baik secara lokal, nasional, regional, dan internasional dalam rangka pengembangan ilmu pendidikan dan keguruan.
c. Tujuan
Secara umum tujuan FKIP bermuara pada upaya pengembangan manusia yang beriman, bertaqwa, bermoral, berakhlak mulia, berilmu, professional, religius dan memiliki integritas dan cinta terhadap bangsa dan Negara kesatuan Republik Indonesia. Secara rinci tujuan FKIP adalah:
a) Membina dan mengembangkan mahasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas pribadi yang bermoral tinggi, profesional dan berjiwa mandiri serta berdaya saing global,
b) Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pendidikan dan keguruan,
c) Mengembangkan inovasi IPTEKS untuk mendukung pembangunan pendidikan berikut penerapannya,
d) Terwujudnya lingkungan civitas akademik yang memiliki pemahaman tentang nilai-nilai agama dan spirit perjuangan muhammadiyah, serta mampu untuk mengaplikasikan dan menginternalisasikannya dalam kehidupan keseharian,
e) Terwujudnya manajemen Fakultas yang berbasis kinerja (implementation of performance), transparan, akuntabel dan sinergis,
f) Diterapkannya konsep belajar terpusat pada mahasiswa (student centered learning) dengan berbasiskan kurikulum kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional di bidang pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan,
g) Terwujudnya sinergi antar prodi, laboratorium di lingkungan FKIP dan dengan mitra yang relevan dalam riset inovatif di bidang ilmu pendidikan dan dalam pemberdayaan masyarakat,
h) Terlaksananya sistem mutu dalam penyelenggaraan akademik dan administrasi serta sistem akuntansi yang handal dalam manajemen keuangan Fakultas.
B. Learning outcomes
a) Memiliki pemahaman tentang filosofi, konsep dan teori pendidikan secara komprehensif sebagai bagian dari tugas calon tenaga pendidik profesional.
b) Memiliki kemampuan dalam merancang dan mengaplikasikan strategi, metoda dan teknik pembelajaran berdasar pada potensi peserta didik dalam proses pembelajaran yang dilakukan secara profesional.
c) Memiliki kemampuan dalam mengembangkan kurikulum pembelajaran, mengelola pembelajaran dan melakukan evaluasi pembelajaran.
d) Memiliki kemampuan dalam merancang, melakukan dan melaporkan hasil penelitian dalam bidang pendidikan dan pengajaran.
e) Memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri, kreatif, dan mandiri.
f) Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan dan menginternalisaikannya nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam praktik profesional.

C. PENGALAMAN BELAJAR DAN PENILAIAN
1. Pengalaman Belajar
Perkuliahan diselenggarakan dengan menerapkan sistem kredit semester. Setiap mahasiswa FKIP UMTAS diberi kesempatan untuk mengambil matakuliah MKDP sebanyak 13 sks. Dalam proses pembelajaran mahasiswa diberi beban tugas khusus selain perkuliahan di dalam kelas, seperti melakukan riset (penelitian) kecil, mengembangkan kurikulum pembelajaran, mengembangkan model pengelolaan pembelajaran serta memahami potensi peserta didik beserta permasalahan-permasalahan kesulitan belajar. Kegiatan-kegiatan tersebut tentu dibimbing secara intensif oleh dosen pengampu matakuliah MKDP. Dalam proses pembelajaran dosen diberikan kebebasan untuk mengembangkan strategi/model, metode dan teknik pembelajaran sedangkan model evaluasi disesuaikan dengan pedoman akademik UMTAS.

2. Bentuk Perkuliahan
Bentuk perkuliahan terdiri atas 2 jenis, yaitu:
a. Perkuliahan di dalam/luar kelas
b. Perkuliahan di laboratorium, workshop, dan atau di lapangan

3. Frekwensi Perkuliahan
a. Jumlah pertemuan perkuliahan dalam satu semester adalah 14-16 pertemuan, termasuk Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS)
b. Jumlah pertemuan untuk perkuliahan dan kerja lapangan ditentukan menurut kebutuhan praktikum dan kebutuhan kerja lapangan.

4. Perwalian
Perwalian adalah layanan bimbingan akademik yang diberikan oleh dosen wali kepada mahasiswa yang berfungsi membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu.

5. Monitoring dan Evaluasi Studi Mahasiswa
Monitoring dan evaluasi mahasiswa dilakukan oleh Dosen pengampu matakuliah dan dosen wali. Dosen pengampu dan Dosen wali wajib melaporkan dan memberikan rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi perkuliahan mahasiswa kepada pimpinan prodi.

6. Sistem Penilaian
Sistem penilaian digunakan untuk menilai kemajuan dan keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan perkuliahan. Tahapan penilaian diawali dengan sosialisasi di awal perkuliahan dan strategi pencapaiannya, menetapkan prasyarat yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum melaksanakan perkuliahan. Metode penilaian kemajuan dan keberhasilan mahasiswa dalam menempuh beberapa matakuliah mengacu pada standar Penilaian Acuan Patokan (PAP) dan berstandar Penilaian Acuan Norma (PAN).
Penilaian dilakukan dengan melihat:
a) Kehadiran,
b) Tugas-tugas yang dikerjakan mahasiswa,
c) Ujian tengah semester dan
d) Ujian Akhir semester (Bobot penilaian disesuaikan dengan pedoman akademik UMTAS).
D. Struktur Kurikulum Mata Kuliah Umum (MKU)
Struktur Kurikulum matakuliah Mata Kuliah Umum (MKU) FKIP UMTAS dapat dicermati pada tabel berikut:
Struktur Kurikulum Mata Kuliah Umum (MKU)
1 Pancasila dan kewarganegaraan 2 v
2 Bahasa Indonesia 2 v
3 Bahasa Inggris 2 v
4 Pendidikan Agama Islam*) 2 v
5 AIK 6 v v v
6 ISBD 2 v
7 Pendidikan Anti Korupsi 2 v
8 Penjaskes 2 v
9 KKN 4 v
Jumlah (24 SKS) 24
*) materi PAI adalah sama dengan materi AIK 1, sehingga AIK pada prinsipnya 8 sks

E. Struktur Kurikulum MKDP dan MKKF FKIP UMTAS
Struktur Kurikulum matakuliah MKDP dan MKKF FKIP UMTAS dapat dicermati pada tabel berikut:
1. Struktur Kurikulum Mata Kuliah Dasar Profesi (MKDP)
1 Landasan Pendidikan 2 v
2 Psikologi Kependidikan 2 v
3 Bimbingan dan Konseling 2 v
4 Pengembangan Kurikulum 3 v
5 Pengelolaan Pendidikan 2 v
6 Penelitian Pendidikan 2 v
Jumlah (13 SKS) 13

1. Struktur Kurikulum Mata Kuliah Keahlian Fakultas MKKF FKIP UMTAS

1 Filsafat pendidikan 2 v
2 Pedagogik 2 v
3 Inovasi Pendidikan 2 v
4 Evaluasi Pendidikan 2 v
5 Pendidikan Inklusi 2 v
Jumlah 10

2. Pola pembinaan Al-Islam dan kemuhammadiyah mahasiswa FKIP UMTAS
1. Kompetensi mahasiswa
a. Mahasiswa memiliki kemampuan membaca dan menulis Al-Qur`an dengan baik dan lancar,
b. Mahasiswa memiliki kemampuan menghapal surat-surat pendek pada juz 30,
c. Mahasiswa mampu melaksanakan amaliah fardiyah sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w.,
d. Mahasiswa memiliki pemahaman tentang akhlak yang baik, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan keseharian di kampus,

2. Bentuk Kegiatan
Bentuk kegiatan terdiri dari 4 jenis, yaitu :
a. Kegiatan Screening/ pemetaan,
Screening adalah kegiatan pemetaan dalam rangka mengetahui kemampuan mahasiswa baru dalam membaca, menulis, dan menghapal Al-Qur`an, serta adanya kesesuaian antara amaliah fardiyah dengan tuntunan Rasulullah s.a.w., untuk selanjutnya dilakukan klasifikasi untuk dapat ditindaklanjuti dalam kegiatan mentoring/ Gerakan Jamaah Dakwah Jama`ah (GJDJ). Bentuk kegiatannya adalah sebagai berikut :
1) mahasiswa baru mengisi lembar isian (data kegiatan keagamaan dirumah) dan lembar kehadiran test.
2) mahasiswa baru satu persatu ditest oleh tim dosen AIK kemampuan membaca, menulis dan menghapal Al-Qur`an serta test praktek (wudlu dan Shalat fardu),untuk melihat kesesuaian antara amaliah fardiyah dengan tuntunan Rasulullah s.a.w.
3) tim dosen AIK melakukan penilaian, meliputi : kemampuan membaca al-qur`an (kelancaran membaca, pelafalan/ makharijul khuruf, dan tajwid), kemampuan menulis Al-Qur`an, hapalan surat-surat pendek ( juz 30), praktek wudhlu dan shalat fardu ( kesesuaian adab wudhku dan shalat, kesesuaian gerakan wudhlu dan shalat, serta kesesuaian bacaan shalat).
4) dalam melakukan test dosen hanya memberikan penilaian secara obyektif dan tidak diperkenankan untuk menanggapi/ mengkritisi.
b. Kegiatan Mentoring/ Gerakan Jamaah Dakwah Jama`ah (GJDJ)
Mentoring adalah kegiatan lanjutan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk menindaklanjuti hasil screening, dan hasil mentoring menjadi syarat untuk dapat mengambil mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 2. Penilaian dalam kegiatan mentoring selain aspek penguasaan pada materi, juga ada penilaian pada tataran aplikasi keseharian di kampus ( shalat berjamaah, cara berpakaian, etika berkomunikasi dan interaksi, dan etika kepada civitas akademik dan lingkungan). Bentuk kegiatannya adalah sebagai berikut :
1) Dosen AIK melatih melakukan rekrutmen dan pelatihan mentor dari mahasiswa senior dan memiliki kemampuan Al-Islam Kemuhammadiyahan Baik, dan untuk tahap pertama dilakukan langsung oleh Tim dosen AIK.
2) Pembinaan mentor oleh Dosen AIK dilakukan sekurang-kurangnya 1 x dalam sebulan.
3) Kegiatan mentoring bagi mahasiswa baru dilakukan dalam bentuk halaqoh dalam kelompok kecil sekitar 8-15 mahasiswa/ mentor.
4) Kegiatan mentoring dilaksanakan sekurang-kurangnya adalah 14x pertemuan, yaitu 1x 45 menit dalam seminggu, adapun hari dan waktu disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara mentor dengan mahasiswa.
5) Mentor dan mahasiswa peserta mentoring wajib menandatangani daftar hadir.
6) Materi Mentoring meliputi : materi tata cara wudhlu dan sholat, Tahsinul Qur`an, tahfidul qur`an, dan materi tentang akhlak.
c. Kegiatan Darul Arqam/ Baitul Arqam
Kegiatan Baitul Arqam/ Darul Arqam adalah salah satu sistem pengkaderan di Muhammadiyah, hal ini diadakan bagi mahasiswa tingkat 2 (dua), Sesuai dengan panduan sistem perkaderan Muhammadiyah berdasarkan SK PP Muhammadiyah Nomor : 126/KEP/I.0/B/2007 tentang Sistem Pengkaderan Muhammadiyah.
d. Kegiatan Pembinaan Bulanan.
Pembinaan bulanan adalah pembinaan dalam bentuk pengajian/ ceramah yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen, dengan adanya jadwal sesuai dengan program studi. Bentuk kegiatannya adalah sebagai berikut :
1) Kegiatan ini berbentuk pengajian/ ceramah dengan menghadirkan seluruh dosen dan mahasiswa sesuai dengan jadwal prodi yang ditentukan.
2) Peserta pengajian melaksanakan sholat ashar berjamaah.
3) Peserta pengajian mengisi daftar hadir.
4) Kegiatan dilaksanakan setelah sholat ashar dengan durasi waktu 30 menit. Dengan porsi 20 menit penyampaian materi dan 10 menit untuk sesi tanya jawab.
5) Materi pembinaan ditentukan oleh koordinator kegiatan

3. Frekwensi Kegiatan
Frekwensi kegiatan pembinaan Al-Islam dan kemuhammadiyahan, yaitu :
a. Kegiatan Screening/ pemetaan bagi mahasiswa baru dilaksanakan sekali di awal sebelum dimulainya perkuliahan,
b. Kegiatan Mentoring/ Gerakan Jamaah Dakwah Jama`ah (GJDJ) dilaksanakan dalam 14-16 pertemuan, setiap pertemuannya adalah 1 x 45 menit.
c. Kegiatan Darul Arqam/ Baitul Arqam mahasiswa dilaksanakan 1 x pada setiap jenjangnya.
d. Kegiatan Pembinaan Bulanan dilaksanakan 1 x dalam sebulan

4. Sistem penilaian
Sistem penilaian kegiatan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyah mahasiswa FKIP UMTAS, adalah sebagai berikut :
a. Kegiatan Screening/ pemetaan bagi mahasiswa baru
1) Kemampuan membaca Al-Qur`an :
• Istimewa, apabila mahasiswa mampu membaca al-qur`an dengan lancar, benar panjang pendeknya, baik makharijul khurufnya, menguasai ilmu tajwid, dan bagus lagamnya.
• Baik, apabila mahasiswa mampu membaca al-qur`an dengan lancar, benar panjang pendeknya, baik makharijul khurufnya, menguasai ilmu tajwid.
• Cukup, apabila mahasiswa mampu membaca al-qur`an dengan cukup lancar, benar panjang pendeknya, baik makharijul khurufnya.
• Kurang, apabila mahasiswa membaca al-qur`an dengan tidak lancar, benar panjang pendeknya, kurang baik makharijul khurufnya.
• Sangat kurang, apabila mahasiswa belum mampu membaca al-qur`an
2) Kemampuan menghapal surat-surat pendek ( juz 30)
• Istimewa, apabila mahasiswa mampu menghapal seluruh surat-surat pendek pada juz 30.
• Baik, apabila mahasiswa mampu menghapal 15 s.d 20 surat-surat pendek pada juz 30.
• Cukup, apabila mahasiswa mampu menghapal 10 s.d 15 surat-surat pendek pada juz 30.
• Kurang, apabila mahasiswa mampu menghapal 5 s.d 10 surat-surat pendek pada juz 30.
• Sangat kurang, apabila mahasiswa hanya mampu menghapal 1 s.d 5 surat-surat pendek pada juz 30
3) Kemampuan praktek wudhlu dan Shalat
• Istimewa, apabila mahasiswa mampu mempraktekkan gerakan wudhlu dan shalat dengan tertib dan sesuai, mampu melafalkan bacaan sholat dengan baik, lafadz bacaan sholat sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w., dan mengerti dalil- dalil tentang tata cara wudhlu dan shalat.
• Baik, apabila mahasiswa mampu mempraktekkan gerakan wudhlu dan shalat dengan tertib dan sesuai, mampu melafalkan bacaan sholat dengan baik, lafadz bacaan sholat sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w.,.
• Cukup, apabila mahasiswa mampu mempraktekkan gerakan wudhlu dan shalat sesuai tetapi kurang tertib, mampu melafalkan bacaan sholat dengan baik, lafadz bacaan sholat kurang sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w.,.
• Kurang, apabila mahasiswa mampu mempraktekkan gerakan wudhlu dan shalat tetapi kurang tertib dan sesuai, kurang mampu melafalkan bacaan sholat dengan baik, lafadz bacaan sholat kurang sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w.,.
• Sangat kurang, apabila mahasiswa mampu mempraktekkan gerakan wudhlu dan shalat tetapi tidak tertib dan sesuai, tidak mampu melafalkan bacaan sholat dengan baik, lafadz bacaan sholat tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah s.a.w.,.

b. Kegiatan Mentoring/ Gerakan Jamaah Dakwah Jama`ah (GJDJ)
Klasifikasi penilaian dan kelulusan
1) Lulus dengan predikat Istimewa, apabila mahasiswa mengikuti seluruh kegiatan mentoring, mendapatkan hasil istimewa pada aspek kemampuan membaca al-qur`an, menghapal surat-surat pendek, praktek wudhlu dan sholat, serta mendapatkan penilaian baik pada aspek aplikasi dalam kehidupan keseharian di kampus.
2) Lulus dengan predikat Baik, apabila mahasiswa mengikuti kegiatan mentoring sekurang-kurangnya 12 x, mendapatkan hasil baik pada aspek kemampuan membaca al-qur`an, menghapal surat-surat pendek, praktek wudhlu dan sholat, serta mendapatkan penilaian baik pada aspek aplikasi dalam kehidupan keseharian di kampus.
3) Lulus dengan predikat Cukup, apabila mahasiswa mengikuti kegiatan mentoring sekurang-kurangnya 10 x, mendapatkan hasil cukup pada aspek kemampuan membaca al-qur`an, menghapal surat-surat pendek, praktek wudhlu dan sholat, serta mendapatkan penilaian baik pada aspek aplikasi dalam kehidupan keseharian di kampus.
4) Belum Lulus dengan predikat Kurang, apabila mahasiswa mengikuti kegiatan mentoring sekurang kurangnya 8 x, mendapatkan hasil kurang pada aspek kemampuan membaca al-qur`an, menghapal surat-surat pendek, praktek wudhlu dan sholat, serta mendapatkan penilaian kurang pada aspek aplikasi dalam kehidupan keseharian di kampus. Bagi mahasiswa yang mendapat predikat belum lulus dapat melakukan remedial.
5) Tidak Lulus dengan predikat Sangat kurang, apabila mahasiswa mengikuti kegiatan mentoring kurang dari 8 x, mendapatkan hasil sangat kurang pada aspek kemampuan membaca al-qur`an, menghapal surat-surat pendek, praktek wudhlu dan sholat, serta mendapatkan penilaian sangat kurang pada aspek aplikasi dalam kehidupan keseharian di kampus.